Jangan cemberut! nanti cepat tua lho.
Ayo tersenyum, senyum itu sedekah.
Kata-kata tadi sepertinya udah sering banget diucapkan oleh orang-orang yang melihat wajah temannya lagi murung. Eh tunggu dulu, ternyata kalimat
itu kalau diterapkan bisa membawa pengaruh besar bagi orang yang melakukannya. Terutama apabila dilakukan ketika menghadapi masalah berat. Analoginya begini nih, orang yang menghadapi masalah sambil senyum dan ikhlas aja kadang masalahnya nggak selesai-selesai, apalagi orang menghadapi masalah sambil cemberut, di jamintambah runyam deh.
Singkat cerita, pada saat cemberut otot-otot wajah berkontraksi dan bekerja lebih berat dibandingkan saat tersenyum, kadang kita bisa capek juga lho hanya gara-gara cemberut. Nah, otot yang berkontraksi di wajah ini akan mempengaruhi sarafsehingga menimbulkan emosi negatif berupa marah & perasaan tidak senang. Karena akhirnya jadi marah, inilah yang menyebabkannya terlihat lebih cepat tua. Kebalikannya,orang yang tersenyum otot di wajahnya berelaksasi dan bekerja lebih ringan daripada saat cemberut. Keadaan ini akan mempengaruhi saraf sehingga menimbulkan emosi positif berupa rasa senang, sehingga ia bisa terlihat lebih muda karena tersenyum.
Saat kita menghadapi masalah, sudah pasti pikiran menjadi suntuk, bawaannya pengen marah-marah. Kalau kita menghadapi masalah sambil cemberut, otak akan menghadapi masalah berat tersebut ditambah dengan efek yang ditimbulkan dari cemberut, sehingga kerja otak bertambah dua kali lipat. Keadaaan inilah yang menyebabkan masalah terasa semakin berat. Kalau masalah terasa semakin berat,
biasanya pihak yang bersangkutan akan semakin malas mencari solusinya. Ujung-ujungnya nggak selesai-selesai. Kalau masalah nggak cepat selesai, otomatis akan mengganggu aktivitas yang lain, seperti belajar jadi nggak konsentrasi, kerja jadi asal-asalan, dan lain sejenisnya. Waduuuh. . . Gawat tuh. Padahal itu baru satu masalah, gimana kalau tiga masalah muncul bersamaan? Bisa kacau nih. Mudah-mudahan nasib kita nggak kayak gini ya. Amiin.
Sedangkan apabila kita mengahadapi masalah sambil tersenyum, otak akan menghadapi masalah berat tersebut ditambah dengan perasaan senang sebagai efek tersenyum, sehingga kerja otak yang berat dapat terkurangi. Ini nih yang menyebabkan masalah berat terasa lebih ringan. Karena masalah terasa lebih ringan, kita jadi lebih semangat mencari solusinya. Ujung-ujungnya, masalah itu akan terselesaikan sebelum kita menyadari kedatangannya. Alhamdulillah. .
Jadi sobat, jangan lupa tersenyum ya biar awet muda & masalah yang dihadapi jadi lebih ringan. (asalkan nggak senyum-senyum sendiri. he he)

Komentar
Posting Komentar