Sistem Memahami & Menghafal



Hai hai halo,
Ketemu lagi nih bareng aku yang setia berkicau di layar kaca kalian.
Buat sobat-sobatku yang saat ini duduk di kelas XII, gimana persiapan kalian buat Ujian Nasional yang tinggal dua bulan lagi? Semoga Ujian Nasional kita nanti diberi kelancaran ya, Amiin.
Ngomong-ngomong soal ujian nasional nih,
pasti saat ini kita sedang rajin-rajinnya membaca buku, mengerjakan soal latihan, memahami dan menghafal teori. Nah, mengenai proses itu tadi, yang jadi sorotan kita kali ini adalah dua hal penting dalam strategi belajar. Yaitu antara memahami dan menghafal pelajaran.
Sobat, kalau menghadapi ulangan, sebenarnya yang bener itu kita harus hafal atau paham sih?
Mungkin diantara sobat ada yang berpendapat, kita harus hafal materi. Soalnya kalau kita hafal, so pasti bisa mengerjakan soal. Nah, pendapat seperti ini ada benernya, soalnya kalau kita ingin menjawab soal emang harus ingat apa yang jadi pokok materinya. Di lain sisi, ada juga sobat yang punya pendapat bahwa kita yang penting adalah menguasai dan memahami materi. soalnya, kalau kita paham betul dengan materi yang disampaikan, udah pasti kita bisa mengerjakan soal ujian dengan benar.
Ehm, buat sobat yang senang menggunakan teknik hafalan. Kalian perlu tahu, sebenarnya teknik ini cocok apabila diterapkan untuk kondisi jangka pendek, dan posisi kita lagi kepepet banget. Namun,  hafalan itu kurang bagus kalau diterapkan untuk jangka waktu yang panjang. Hal ini berkaitan dengan kemampuan otak manusia yang mampu mengingat sesuatu pada batas tertentu. Contohnya, Siska adalah anak yang suka menghafal. Pada saat akan ujian, ia belajar mati-matian dengan menghafal setiap materi yang dibaca. Hasilnya memang bagus. Saat ulangan ia mendapat nilai 100. Namun, setelah ujiannya selesai, ia pun juga selesai dalam menghafal materi, dengan kata lain ia tidak lagi mengingat apa yang pernah dihafalnya. Akhirnya, beberapa bulan setelah itu ia sudah lupa dengan materi yang pernah dihafalnya. Kondisi seperti ini berbahahya apabila suatu saat guru mengadakan ujian yang soalnya tentang materi tersebut. Karena ia sudah tidak ingat lagi.
Hal ini akan jadi berbeda apabila kita menerapkan sistem memahami materi. Dengan kita memahami materi, maka yang ada di memori kita adalah bagaimana proses hal itu bisa terjadi. Ibaratnya itu, kalau di fikiran kita sudah klick paham dengan materi, maka sewaktu-waktu muncul soal tentang materi tersebut, kita sudah pasti tahu bagaimana alurnya. Buat sobat yang menggunakan teknik memahami materi, sarannya adalah harus telaten berlatih mengerjakan soal. Sebab, semakin sering berlatih mengerjakan soal, maka loading otak akan semakin lancar dan cepat.
Akan lebih baik lagi kalau kedua trick itu digabungkan. Pertama kita memahami materi dengan betu, baru setelah itu kita mengingat atau menghafalnya. Dengan teknik yang tepat dan continuitas yang ajeg, insyaAllah kita bisa menguasai materi dan mengerjakan soal ujian dengan tepat. Amiin.

Komentar

Posting Komentar