Apa kabar sobat?
Semoga kesehatan dan kebahagiaan senantiasa mengiringi hidup
kalian. Amiin.
Berbicara mengenai masalah sepele, sebenarnya masalah itu
sangat ringan, namun bisa membawa dampak besar kalau kita salah menanggapinya.
Kadang yang bikin aku heran tuh,
tiap kali buka facebook dan lihat beranda, pasti yang muncul adalah status galau, frustasi, down, dkk. Uniknya, yang up-date status pun orangnya juga tetep itu-itu aja. Kadang sempat mikir, apa hidup mereka itu selalu ada masalah ya? Kok statusnya kayak gini terus. Apalagi masalah yang ia up-date sangat sepele dan nggak perlu dibesar-besarkan. Namun, akibat ia salah menanggapinya, masalah yang sepele itu terasa berat olehnya, ia pun jadi naik darah, galau, pasang muka cemberut, terus bikin status alay di facebook. Nah, buat sobat yang terlanjur bergalau ria, sering up-date status galau di facebook, sering cemberut gara-gara masalah sepele, ini aku kasih saran caranya ngatasi masalah sepele.
tiap kali buka facebook dan lihat beranda, pasti yang muncul adalah status galau, frustasi, down, dkk. Uniknya, yang up-date status pun orangnya juga tetep itu-itu aja. Kadang sempat mikir, apa hidup mereka itu selalu ada masalah ya? Kok statusnya kayak gini terus. Apalagi masalah yang ia up-date sangat sepele dan nggak perlu dibesar-besarkan. Namun, akibat ia salah menanggapinya, masalah yang sepele itu terasa berat olehnya, ia pun jadi naik darah, galau, pasang muka cemberut, terus bikin status alay di facebook. Nah, buat sobat yang terlanjur bergalau ria, sering up-date status galau di facebook, sering cemberut gara-gara masalah sepele, ini aku kasih saran caranya ngatasi masalah sepele.
Yang pertama, kalau kita terlalu banyak memikirkan masalah ,
entah itu masalah yang berkaitan dengan keuangan, pelajaran, teman atau pacar,
hal itu bisa jadi pemicu stress ringan. Padahal, kalau di pikir-pikir
sebenarnya masalah itu simpel banget. Jadi, cara mudah biar nggak gampang galau
itu ya jangan memikirkan masalah yang sepele. Jangan biarkan masalah sepele itu
lama bertengger di pikiran dan
mengganggu aktivitas kita.
Contoh yang sederhana, jarak rumah Rita + 4 km, ia
terbiasa berangkat pukul 06.15 dengan naik sepeda. pagi hari ketika akan
berangkat sekolah ia mendapat SMS dari Maya temannya bahwa ia tidak masuk
sekolah dan ingin menitipkan surat izin pada Rita. Dengan sabar, Rita pun
menunggu di rumah menanti Maya yang ingin titip surat izin. Lama ia menunggu,
namun temannya itu tak kunjung kelihatan batang hidungnya. Akhirnya, Rita
mengirim SMS pada Maya dan menanyakan perihal surat izin tersebut. Ehh, dengan
singkatnya Maya mengatakan bahwa ia tidak jadi titip karena suratnya sudah ia
titipkan kepada orang lain.
Tentu saja hal ini membuat Rita jadi geregetan, ditambah lagi
setelah itu ia harus ngebut pergi ke sekolah ke sekolah karena jam sudah
menunjukkan pukul setengah tujuh. Sambil ngos-ngos an Rita mengayuh sepeda agar bisa datang tepat waktu
ke sekolah. Namun sayang, ia datang tepat 10 detik bel berbunyi. Akibat
keterlambatannya ini, ia harus menerima hukuman membersihkan taman. Ketika masuk kelas, ia pun masih mendapat
ceramah dari gurunya. Apes banget deh nasib Rita hari ini.
Andaikan saja Rita memikirkan masalah ini, pasti ia langsung
naik darah dan menyalahkan temannya. Dan setelah itu, status galaunya akan
muncul di Beranda. Wajahnya jadi cemberut, naik darah, terus jadi agresif
dengan temannya. Konsentrasi belajar pun pudar. Waaaaah, masalah sepele aja kok
dipikirkan.
Take it easy, yakin aja kejadian seperti ini tidak akan
terulang lagi. So, buat apa dipikirin terlalu dalam? Toh hal ini juga telah
terjadi. Cemberut nggak akan merubah keadaan. Daripada mikirin hal seperti ini,
mending mikirin aja hal lain yang lebih
penting. Misalnya, gimana strategi cepat buat menghafal pelajaran.
Selain itu, cara menghilangkan pengaruh masalah sepele adalah dengan
mengalihkan perhatian ke hal yang positif. Misalnya, gara-gara terlambat tadi
Rita mendapat kritikan dan sindiran dari temannya. Nah, mending abaikan aja deh
kata-kata uang diucapkan orang lain. Anggap aja seperti angin lewat. Segera
alihka perhatian ke hal yang lain. Dan
yang terakhir, tetaplah ingat apa yang menjadi tujuan hidupmu agar masalah yang
sepele itu tidak mengganggu aktivitasmu. Okey. . .

"Take it easy:, haha :D bagus (y)
BalasHapus