Oops, Pikiranku kosong



Hmm, ketemu lagi nih. .
Banyak pepatah jawa mengatakan jangan sampai pikiran kosong, sebab kalau pikiran kosong bisa jadi pikiran akan dirasuki oleh hal-hal yang negatif atau berbau mistis. Meskipun pendapat itu ada benarnya, faktanya kondisi ketika pikiran kosong tidak selamanya membawa dampak negatif untuk kita. Ada juga yang justru membawa dampak positif. Sobat percaya nggak?
Kalau kita mendengar pikiran kosong, pasti yang dibayangkan adalah bengong dan
duduk melamun. Namun, yang dimaksud mengosongkan pikiran disini adalah suatu kondisi dimana pikiran kita terbebas dan menghilangkan berbagai bayangan atau ilusi yang terus menerus berputar dalam pikiran. Sedikit info, kegiatan mengosongkan pikiran ini populer di Jepang dengan sebutan Zazen, dan biasanya dilakukan oleh samurai sebagai rutinitas sebelum memulai latihan. Kalau zaman sekarang, kegiatan ini sudah lebih dikenal dengan istilah meditasi.
Sobat, kalian tahu nggak apa manfaat dari mengosongkan pikiran?
Pertama, ketika sedang mengosongkan pikiran, secara tidak langsung kita juga telah berlatih mengendalikan pikiran pikiran. Sehingga, apabila sedang marah maka kita akan lebih mudah untuk mengendalikan emosi. Dengan begitu, maka hal ini akan meningkatkan kemampuan kita untuk berpikir jernih dan lebih efektif. Keadaan seperti ini disebut dengan istilah tubuh dalam kondisi fit. Jika tubuh benar-benar sudah dalam kondisi fit, bisa dipastikan ia mampu melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Kalau di Jepang kondisi ini disebut mushin (tanpa pikiran) atau muga (tanpa ego). Kedua, setelah mengosongkan pikiran kita akan merasa lega dan siap untuk melakukan suatu kegiatan. Hal ini mampu membuat kita cekatan dalam mengambil keputusan. Kita nggak lagi telmi mikir), dan tentunya semakin mengasah keterampilan kita dalam memanage sesuatu.
Contohnya, pada suatu olimpiade, ada seorang atlet lompat indah yang melakukan lompatan di bawah standard pada kualifikasi pertama. Namun ia berhasil membalik keadaan dua kesempatan terakhir dal kualifikasi tersebut, hingga akhirnya keluar sebagai pemenang medali emas. Ketika ditanya orang-orang bagaimana cara ia melakukannya, atlet tersebut memberikan jawaban sederhana, “saya mengosongkan pikiran dan hanya melakukan sebuah lompatan yang selama ini sudah sering dilakukan”.
Dari contoh tadi, nggak perlu disangkal lagi bahwa kita bisa mendapat manfaat besar dari proses meditasi. Manfaat ketiga, meditasi diyakini akan meningkatkan kesehatan fisik dan mental bagi yang melakukannya. Ia mejadi siap menghadapi kondisi baik atau buruk yang menimpanya. Dan manfaat meditasi yang keempat, secara otomatis jika pikiran jernih dan tubuh dalam kondisi fit, hal ini akan membuat kita menjadi tenang dan lebih bahagia. Waaahh,, ternyata mengosongkan pikiran bisa membawa banyak manfaat buat kita. Ini yang bisa disebut dengan perubahan kecil membawa pengaruh besar. Melalui meditasi selama sekitar lima belas menit dalam sehari, bisa memberikan dampak  jangka panjang dan mampu maningkatkan kualitas kehidupan kita.

Komentar