About Adaptation



Adaptasi itu nggak gampang lho
Apa kabar sahabat-sahabatku tercinta. .
Lama ngga nge-post nih, jadi kangen aku sama kutak katik kata. .
Sebagai pemula, kali ini aku mau berbagi cerita dulu,
Alhamdulillah.. sekarang aku sudah kulyah di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, tepatnya di fakultas saintek prodi teknik industri. Tempat kost-ku sekitar 200 meter dari kampus. Hhhh,, bertempat di lingkungan baru, kudu pinter menyesuaikan diri nih, biar ngga kikuk. Hehehe
Sobat, kalian percayakan, dalam penyesuaian diri terhadap lingkungan baru itu, susah susah gampang lho. . apalagi kalau kita belum mengenal budaya yang ada di daerah tersebut. Misalnya aja kalo ada orang yang lagi repot. Kalo kita diam aja, nggak enak hati. Tapi, kalo kita ingin bantu, kita juga ngga tahu caranya. Bisa serba salah nih. .
Nah, kaau menurut pandanganku sendiri, dikala kita sedang dalam proses menyesuaikan diri terhadap lingkungan baru, lebih baik kalau kita bersikap netral aja. Jangan terlalu memihak kepada sesuatu. Soalnya, kita kan belum tahu yang kita pihak itu benar atau salah, ya ngga? Bisa jadi juga, sesuatu yang saat ini kita jauhi, justru menjadi sangat berguna di kemudian hari.
Langkah yang tepat itu, lebih baik kita kenali dulu hal hal di sekitar kita. Barulah kita bisa memutuskan apakah hal tersebut baik atau tidak untuk diri kita. Kalau kita sebagai pemula, sebaiknya juga jangan banyak bertingkah, kita ikuti dulu aturan yang sudah ada di tempat itu, jangan banyak komplain juga. Ingat, posisi kita sebagai pendatang dan dalam masa penyesuaian.
Terlebih dari hal itu, kalau kita mengenalse seorang, janganlah tergesa-gesa memutuskan orang tersebut baik atau buruk, layak atau tidak layak untuk menjadi teman kita. Misalnya, kita sudah memutuskan bahwa si A attitudenya kurang baik, ngga mau berteman dengan si A. Tapi ternyata, suatu saat kita mengalami musibah, si A lah yang datang membantu kita. Jadi ngga enak kan kalau hal itu sampai terjadi?
Tapi jangan lupa sobat, walaupun kita bersikap netral dan mengikuti aturan yang sudah ada, jangan lupakan kepribadian diri kita. Bawalah selalu kepribadian kita yang baik agar kita mudah diterima di lingkungan baru tersebut. Bukankah kepribadian itu merupakan bagian dari jati diri kita? Ya ngga? =D

Komentar