Selamat Jalan Kak Razan
src: www.indiatimes.com
Mengutip dari
berita yang tertulis di Serambinews.com, Razan Al Najjar adalah seorang relawan
tenaga Medis di Palestina. Ia menghembuskan nafas terakhirnya ketika tengah
mengobati seorang demonstran palestina yang terluka.
Kala itu Razan
Najjar melihat seorang pria tua terluka pada bagian kepala setelah terkena
pukulan kaleng gas air mata. Menteri kesehatan Palestina mengatakan Razan dan
Paramedis lainnya yang mendekati daerah pagar telah mengangkat tangan
setinggi-tingginya. Jarak Razan dari pagar tersebut adalah 100 yard, ia membalut
pria tua yang terluka itu. Dengan seragam putih paramedis yang ia kenakan,
sudah cukup menunjukkan identitasnya. Namun nahas, tiga buah peluru menembus
tubuhnya dan membuat relawan cantik ini jatuh ke tanah. Tangis dan kepedihan mengantar
kepergian Kak Razan menemui Rabbnya.
Tidak seperti
gadis cantik yang lain, jika pada umumnya mereka tertarik dengan berbelanja
baju di mall, perawatan wajah, mencoba kuliner atau kegiatan lain yang
bertujuan mempercantik diri sendiri, maka sebagaimana dilansir dari New York
Times, gadis berumur 21 tahun ini ingin membuktikan bahwa wanita juga mampu
ikut serta membantu di bidang medis. Berbeda dengan gadis yang pada umumnya membawa
bedak saat pergi ke tempat kerja, Kak Razan membawa gulungan pembalut dikala ia
beranjak menuju “tempat kerja”nya. Pembalut itu ditemukan oleh ibu Kak Razan
Sabren Najjar di rompi medisnya yang berlumuran darah. Sungguh suatu tujuan
mulia, dimana Kak Razan mendedikasikan hidupnya membantu tim paramedis dalam situasi
perang jihad fii sabiilillah.
Sudah cukup bukti
jihadmu melawan Zionisme Kak Razan. Kau telah membuktikan bahwa sebaik-baik manusia
adalah yang bermanfaat untuk orang lain. Sebaik-baik perbuatan adalah
perjuangan di jalan Allah. Dan sebaik-baik perjuangan di jalan Allah adalah Jihad
hingga akhir hayat. Hidup bermanfaat atau mati syahid. Istirahatlah dengan
tenang Kak Razan, semoga Allah mengampuni semua dosamu dan menempatkanmu
bersama para mujahidin sholeh di surga terindah-Nya. Aamiin.

Komentar
Posting Komentar