Kamis, 28 Februari 2019 pukul 12.50 WIB, rombongan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Universitas
Pertahanan tiba di PT Angkasa Pura II (Jalan Arteri Supadio, Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia). Rombongan Universitas Pertahanan
Indonesia diikuti oleh Kolonel Sus Drs. Khaerudin, MM selaku Sesprodi Industri
Pertahanan, Kolonel Dr. Sovian Aritonang, S.Si., M.Si selaku Sesprodi Teknologi
Daya Gerak, Kolonel Sus Dr. Ir. Rudy Gemilang Gultom, M.Sc selaku Sesprodi
Teknologi Penginderaan, Prof. Aris Poniman selaku Dosen Pembimbing, Dr. Timbul
Siahaan, MM selaku Dosen Pembimbing, Ibu Herlina Tarigan, Koko Pujianto, Amd
selaku staff adminlog, Ridhho Illahi Putra, S.H selaku staff adminlog, Tafiek
Munawwaroh, S.H., M.Han serta 26 mahasiswa UNHAN yang terdiri atas 8 mahasiswa
prodi Industri Pertahanan, 9 mahasiswa prodi Teknologi Penginderaan dan 9
mahasiswa prodi Teknologi Daya Gerak.
Adapun
rombongan Universitas Pertahanan disambut oleh beberapa tokoh seperti Jon
Mukhtar Rita (Executive General Manager), Bernard Munthe (Manager of Operation
& Service), Erikson Simanjutak (Manager of Finance & Human Resource), Bandano
Dwisasono (Manager of Airport Maintenance), Indra Noviawan (Assisten Manager
Airport Security), Hardiansyah (Assistan Manager Airport Rescue and Fire
Fighting), Idham Rahardian (Assistan Manager Airport Quality and Data
Management) dan Nuril Huda (Assistan Manager Airside Operation).
Rombongan
diterima di ruang pertemuan PT Angkasa Pura II dan disambut oleh Bapak Jon
Mukhtar Rita selaku Executive General Manager. Kegiatan kunjungan ini diawali dengan ucapan terima kasih atas nama
Rektor Universitas Pertahanan Indonesia yang disampaikan oleh Bapak Kolonel Sus
Drs. Khaerudin, MM serta penyampaian maksud dan tujuan pelaksanaan KKDN sebagai
program pendidikan kegiatan mahasiswa dalam kalender akademik Universitas
Pertahanan, dan pengimplementasian ilmu pengetahuan yang diperoleh di kampus ke
dalam dunia nyata.
Selanjutnya,
ucapan selamat datang dan terima kasih disampaikan oleh Bapak Jon Mukhtar Rita
selaku Executive General Manager. PT Angkasa Pura II merupakan salah satu Badan
Usaha Milik Negara yang bergerak dalam bidang usaha pelayanan jasa
kebandarudaraan dan pelayanan jasa terkait bandar udara di wilayah Lanud
Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat. Berdirinya Angkasa Pura II bertujuan
untuk menjalankan pengelolaan dan pengusahaan dalam bidang jasa kebandarudaraan
dan jasa terkait bandar udara dengan mengoptimalkan pemberdayaan potensi sumber
daya yang dimiliki dan penerapan praktik tata kelola perusahaan yang baik. Hal
tersebut diharapkan agar dapat menghasilkan produk dan layanan jasa yang
bermutu tinggi dan berdaya saing kuat sehingga dapat meningkatkan nilai
Perusahaan dan kepercayaan masyarakat. Kiprah Angkasa Pura II telah menunjukkan
kemajuan dan peningkatan usaha yang pesat dalam bisnis jasa kebandarudaraan
melalui penambahan berbagai sarana prasarana dan peningkatan kualitas pelayanan
pada bandara yang dikelolanya.
Pada
sesi tanya jawab, diberikan pertanyaan oleh mahasiswa terkait manajemen resiko
yang dilakukan PT Angkasa Pura II untuk mengurangi resiko kecelakaan kerja yang
terjadi. Di Angkasa
Pura
II terdapat safety and risk center
unit yang tugasnya adalah melakukan identifikasi potensi risiko, yang terjadi saat
kejadian atau dampak kecelakaan pesawat. Unit ini dilakukan audit setiap satu
semester terkait personil, kondisi lapangan, dokumen, safety
dan lain-lain. Terdapat tiga tahap manajemen risk yaitu safety risk,
security risk, dan business risk.
Safety membahas tentang teknis, security
berbicara tentang keamanan, sedangkan business berbicara tentang pola bisnis
yang dijalankan, apakah pola
bisnis tersebut berpotensi
menimbulkan risiko atau tidak. Serta dalam hal investasi bisnis tentang bagaimana return
of investment.
Kegiatan
kunjungan KKDN diakhiri dengan pertukaran cinderamata dan foto bersama antara pihak
Universitas Pertahanan Indonesia dengan PT Angkasa Pura II.

Komentar
Posting Komentar